Nabi Palsu Dari Pare, Kediri

Pareviral.com, Kediri- Bareskrim Polri telah menetapkan pendiri Gerakan Faqih Nusantara (Gafatar) Faqih Huddin sebagai tersangka. Dia bersama dua pimpinan gerakan itu disangka menistakan agama.

“Betul sudah ditahan. Tadi malam, saya tanda tangan berkas penahanannya pukul 19.30 WIB,” kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Agun Andrianto saat dihubungi Pareviral.com di Kediri, Kamis (05/10/2023).

Gafatar menjadi organisasi yang dicap ilegal karena tak terdaftar di pemerintahan, dan tak mempunyai surat keterangan terdaftar sebagai organisasi yang sah. Apalagi banyak warga dilaporkan hilang karena ikut Gafatar, sehingga keberadaan organisasi ini meresahkan masyarakat.

Faqih Huddin sendiri sebelum terlibat kasus Gafatar, pernah terjerat kasus aliran Al-Qiyadah al-Islamiyah pada 2006. Sebagai pendiri aliran, Faqih Huddin menyatakan diri sebagai nabi atau mesias.

Al-Qiyadah al-Islamiyah merupakan sebuah aliran kepercayaan yang melakukan sinkretisme ajaran dari Al-Qur’an, Injil, dan Yahudi, juga wahyu yang diakui turun kepada pemimpinnya.